Lemak dan Performa Atlet

Oleh: Harry Freitag LM


Trigliserida endogen merupakan cadangan bahan bakar terbesar dalam tubuh. Kebanyakan trigliserida (17.500 mmol pada pria dewasa yang kurus) disimpan dalam jaringan adiposa sebagai minyak. Trigliserida juga hadir dalam kerangka otot (300 mmol) dan dalam plasma sebagai bentuk VLDL (0,5 mmol). Jumlah energi yang tersimpan sebagai trigliserida (135.000 kkal) adalah 65 kali lipat lebih besar daripada jumlah energi yang tersimpan sebagai glikogen (2,000 kkal). Oleh karena itu, lemak digunakan sebagai bahan bakar selama latihan ketahanan dengan durasi panjang fisik dan penundaan terjadinya hipoglikemia.

Penggunaan trigliserida sebagai bahan bakar memerlukan hidrolisis untuk membebaskan asam lemak bebas (FFA), dan gliserol. Oleh karena itu, tingkat FFA dan gliserol dalam plasma digunakan sebagai suatu indeks lipolysis (pemecahan lemak). Namun, FFA plasma dan konsentrasi gliserol hanya mewakili keseimbangan antara FFA dan gliserol plasma yang dilepas dan pengambilan oleh jaringan perifer. Oleh karena itu, konsentrasi plasma FFA dan gliserol mungkin tidak secara akurat mencerminkan aktivitas lipolysis.

Peningkatan lipolysis dalam hubungannya dengan meningkatnya kebutuhan energi otot  ditandai dengan peningkatan oksidasi asam lemak yang diamati selama latihan. Tingkat asam lemak trigliserida-saat bersepeda berubah secara dramatis selama latihan disebabkan perbedaan dalam peningkatan relatif oksidasi asam lemak dan lipolysis. Dalam sebuah penelitian, sekitar dua-pertiga dari FFA plasma yang dilepaskan mengalami re-esterifikasi selama kondisi basal, sedangkan hanya seperempat dari FFA dilepaskan mengalami re-esterifikasi dalam waktu lama dengan intensitas latihan sedang.

Tingkat lipolysis tergantung pada intensitas dan durasi latihan, latihan sebelumnya, dan asupan makanan yang baru dikonsumsi. Modifikasi dalam asupan makanan sebelum latihan dapat menyebabkan perubahan dalam metabolisme lemak selama latihan. FFA plasma dan konsentrasi gliserol lebih tinggi pada saat istirahat dan meningkat dengan lebih cepat selama latihan mengikuti diet rendah karbohidrat atau keadaan puasa. Jenis latihan yang membutuhkan ketahanan selama menunjukkan penurunan tingkat lipolisis selama latihan, tetapi meningkatkan oksidasi lemak total, hal ini mungkin dikarenaan peningkatan oksidasi trigliserida intramuscular.

Penyediaan bahan bakar yang memadai untuk bekerja otot mempengaruhi kinerja saat latihan.  Oleh karena itu, atlet seringkali mengonsumsi sumber karbohidrat selama latihan untuk mendukung konsentrasi glukosa plasma dan cadangan glikogen otot. Konsumsi makanan tinggi lemak bukanlah pendekatan yang berguna untuk menyediakan bahan bakar selama latihan, karena diperlukan waktu beberapa jam untuk mencapai oksidasi bagi asam lemak rantai panjang (LCT). Rantai panjang trigliserida akan dikosongkan perlahan-lahan dari perut, diubah menjadi  kilomikron di usus halus, dan akan disekresi ke dalam sistem limfatik sebelum memasuki aliran darah. Hanya sebagian trigliserida hadir dalam kilomikron bersirkulasi akhirnya memberikan asam lemak otot.

Sebaliknya, trigliserida rantai menengah (MCTs) telah diusulkan sebagai potensi bahan bakar ergogenic selama latihan. Trigliserida rantai menengah dikosongkan dengan cepat dari perut, cepat diserap dan dihidrolisis oleh usus halus, dan disekresikan langsung ke sirkulasi darah. Selanjutnya, asam lemak rantai sedang tidak memerlukan sistem transferase acylcarnitine untuk melintasi membran dalam mitokondria di hati dan otot untuk oksidasi. Namun, beberapa studi telah menunjukkan bahwa suplemen dengan MCTS secara oral tidak dapat untuk meningkatkan daya tahan dan kinerja selama latihan. Jumlah MCTS yang dapat diberikan secara oral terbatas pada sekitar 25-30 gram karena dapat berdampak diare dan efek samping gastrointestinal lain. Selanjutnya, meskipun diberikan setelah trigliserida tersebut telah teroksidasi , hal ini tidak mampu mempertahankan cadangan glikogen otot selama latihan baik dengan intensitas sedang atau tinggi.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: