Gula dan Performa Atlet

Oleh: Harry Freitag LM

Makanan adalah komponen penting untuk menunjang aktivitas fisik yang dilakukan atlet selama berlatih. Dalam sebuah konsensus mengenai makanan, gizi dan kinerja olah raga, makanan disebut sebagai faktor yang memberikan dampak paling signifikan terhadap latihan yang dijalani. Karbohidrat adalah salah satu komponen makanan yang berperan besar sebagai sumber energi selama latihan. Berdasarkan konsensus diet, atlet dan orang yang aktif berolah raga harus mengonsumsi makanan dengan kandungan karbohidrat tinggi dibandingkan dengan rekomendasi pada populasi umum. Dengan demikian, asupan karbohidrat yang dianjurkan bagi atlet adalah 60% dari total asupan energi.

The American College of Sports Medicine (ACSM) memberikan rekomendasi berupa konsumsi 0,7g/kg/jam karbohidrat selama latihan yang dilarutkan dalam larutan dengan prosentase 6-8%. Harger-Domitrovich et al. melaporkan bahwa konsumsi maltodekstrin sebanyak 0,6 g/kg/jam dapat mengoptimalkan penggunaan karbohidrat. Meskipun demikian, penambahan karbohidrat tidak serta merta menyebabkan peningkatan oksidasi karbohidrat.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: