PERUBAHAN METABOLISME PROTEIN DAN ASAM AMINO PADA KONDISI STRESS


Kondisi katabolik ditunjukkan dengan peningkatan konsumsi energi, keseimbangan nitrogen negatif, peningkatan penggunaan glutamin dan kekacauan metabolisme asam amino. Peningkatan oksidasi BCAA pada otot skelet merupakan salah satu respon metabolik yang mengkompensasi peningkatan pengeluaran energi dan konsumsi glutamin. Dalam kondisi normal, oksidasi BCAA pada otot skelet memberikan 6-7% energi namin kondisi katabolik yang tinggi dapat mencapai 20%.

Pada penurunan konsentrasi protein dan glutamin otot intraseluler yang moderat dan jangka pendek, dimana konsentrasi BCAA intraseluler meningkat, menunjukkan bahwa pemberian BCAA mengarah pada biosintesis glutamin. Glutamin yang baru dibentuk dan dimobilisasi akan membantu meningkatkan konsentrasinya dalam plasma dan memenuhi peningkatan permintaannya. Selama stress yang berat dan berkepanjangan penggunaan glutamin tinggi mungkin dapat memenuhi kapasitas sintesis dalam tubuh dan dapat menghasilkan pengurangan glutamin otot berat.

Jika kondisi hipermetabolik terjadi, protein dan BCAA otot akan berkurang dan kerusakan yang ireversibel mungkin terjadi. Kapasitas penyerapan BCAA usus juga mengalami peningkatan dalam kondisi stress. Dengan menggunakan vesikel membran brush border jejenum, Souba et al. menemukan peningkatan yang signifikan dari penyerapan leusin dalam usus melalui membran brush border pada tikus dengan fibrosarcoma, tikus dengan inflamasi intra-abdominal dan abses serta asidosis.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: