Protein Kedelai dan Diabetes Mellitus

Oleh: Harry Freitag LM

Protein kedelai telah terbukti memiliki keuntungan yang berkaitan dengan kesehatan kardiovaskuler, pengaturan berat badan, sensitifitas insulin dan kesehatan tulang (Anderson dan Hanna, 2001). Beberapa penelitian yang telah dipublikasikan belakangan ini menunjukkan bahwa protein kedelai dapat mengurangi hiperfiltrasi dan albuminuria pada pasien diabetes. Mengganti protein hewani dengan protein kedelai seharusnya dapat dipertimbangkan oleh para ahli gizi sebagi alternatif pencegahan komplikasi pada pasien dengan diabetes mellitus (Stephenson, 2001; Teixeira et al., 2004; Azadbakht et al., 2003).

Protein bekerja sebagai penurun kadar kolesterol total, LDL dan trigliserida serta meningkatkan kadar HDL (Anderson JW et al., 1995).  Mengganti sumber protein kasien dengan makanan yang mengandung protein kedelai telah terbukti lebih cepat menurunkan berat badan (Anderson JW, 2004; Anderson JW et al., 2004). Protein kedelai juga dapat meningkatkan sensitifitas insulin pada diabetes tipe 2 (Jayagopal et al., 2002). Karena hal tersebut telah terdokumentasi dengan baik pada orang dengan diabetes, pemberian protein kedelai yang dianjurkan untuk hasil optimal adalah 2 kali 10g protein (Anderson JW et al., 2006). Sebagai catatan, setiap 100 g kedele kuning mengadung 36.5g protein kedelai sedangkan setiap 100g produk olahnannya tempe dan tahu berturut-turut mengandung 19g dan 8.1g protein kedele (Nutrisurvey).

Referensi

Anderson JW, Johnstone BM, Cook-Newell ME. N Engl J Med 1995;333:276-82.

Anderson JW, Hanna TJ. Soy foods and health promotion. In: Watson T, ed. Vegetables, Fruits, and Herbs in Health Promotion. Boca Raton, FL: CRC Press, 2001:117-34.

Anderson JW. SCANs Pulse 2004;23:8-9.

Anderson JW, Luan J, Hoie LH. Adv Ther 2004;21:61-75.

Anderson JW. Diabetes Mellitus: Medical Nutrition Therapy. Dalam : Modern Nutrition in Health and Disease, 10th Edition. Philadelphia: Lippincott Williams & Wilkins, 2006: 1052-1053.

Azadbakht L, Shakerhosseini R, Atabak S et al. Eur J Clin Nutr 2003;57:1292-4.

Jayagopal V, Albertazzi P, Kilpatrick ES et al. Diabetes Care 2002;25:1709-14.

Stephenson TJ. Therapeutic benefits of a soy protein rich diet in the prevention and treatment of nephropathy in young persons with type 1, insulin-dependent diabetes mellitus. PhD thesis. Lexington, KY: University of Kentucky, 2001:1-238.

Teixeira SR, Tappenden KA, Carson L et al. J Nutr 2004;134: 1874-80.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: