Kanker dan Metabolisme Protein

Oleh: Harry Freitag LM

Pada kelaparan yang nonpatofisiologis, katabolisme protein akan secara perlahan berkurang untuk menjaga masa otot tubuh. Namun pada pasien dengan kanker, kondisi ini sudah mengalami perubahan. Terjadi peningkatan turnover protein pada seluruh tubuh pasien dengan peningkatan katabolik yang tinggi terhadap jaringan otot. Hal ini akan meningkat seiring dengan meningkatnya tingkat keparahan penyakit dan derajat penurunan berat badan (Eden et al., 1984; Smith et al., 1993). Peningkatan turnover protein ini berkaitan dengan peningkatan pembentukkan protein di hati, peningkatan degradasi protein otot dan gangguan pembentukkan protein pada jaringan lain (Pisters dan Pearstone, 1993; Lundholm et al., 1982). Pada intinya, pasien dengan kanker mengalami penurunan massa otot namun mengalami peningkatan protein visceral (protein bukan jaringan otot) secara signifikan (Cohn et al., 1981).

Referensi

Cohn SH, Gartenhaus W, Sawitsky A et al. Metabolism 1981; 30:222-9.

Eden E, Ekman L, Bennegard K et al. Metabolism 1984;33: 1020-7.

Lundholm K, Bennegard K, Eden E et al. Cancer Res 1982;42: 4807-11.

Pisters PW, Pearlstone DB. Crit Rev Clin Lab Sci 1993;30: 223-72.

Smith KL, Tisdale MJ. Br J Cancer 1993;68:314-8.

Yoshikawa T, Noguchi Y, Doi C et al. Nutrition 2001;17:590-3.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: