Aktivitas fisik dan diabetes

Oleh: Harry Freitag LM

Apakah anda aktif berolah raga? Beberapa penelitian kohor secara konsisten menemukan bahwa tingkat aktivitas yang tinggi dan kesehatan kardiorespirasi berkaitan dengan penurunan risiko diabetes mellitus tipe 2. Adaptasi terhadap penyakit kronik merupakan efek menguntungkan dari aktivitas fisik yang baik. Sel beta pankreas beradaptasi terhadap latihan merupakan salah satu keunggulan yang terkait dengan organ endokrin. Kadar insulin basal dan yang dirangsang oleh glukosa berespon terhadap latihan rutin dengan mengalami pengurangan sekresi. Latihan menyebabkan pengurangan mRNA dari proinsulin dan glukokinase di pankreas. Hal ini berdampak pada dua hal. Pertama, pengurangan proinsulin mRNA menunjukkan terjadinya pengurangan sekresi insulin. Kedua, karena glukoneogenesis penting untuk rangsangan glukosa pankreas, pengurangan mRNA glukokinase dapat menunjukkan penurunan sensitivitas sel beta terhadap glukosa. Latihan juga meningkatkan GLUT-4 otot. Peningkatan ini akan berkontribusi pada peningkatan transpor glukosa yang dirangsang insulin pada subyek yang rutin melakukan latihan fisik (Sigal et al., 2004).

Referensi

Sigal RJ, Kenny GP, Wasserman DH, Castaneda-Sceppa C. Physical Activity/Exercise and Type 2 Diabetes. Diabetes Care 27:2518-2539, 2004

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: