Penyebab obesitas remaja

Obesitas terjadi karena adanya ketidakseimbangan antara energi yang masuk dari makanan dengan energi yang keluar dari aktivitas. Banyaknya asupan energi dari konsumsi makanan yang dicerna melebihi energi yang digunakan untuk metabolisme dan aktifitas fisik sehari-hari. Kelebihan energi ini akan disimpan dalam bentuk lemak pada jaringan adiposa. Obesitas dapat terjadi pada usia berapapun. Ada 3 periode dalam masa tumbuh kembang anak dalam kaitannya dengan terjadinya   obesitas, yaitu : pada saat kehamilan, pada usia 6 – 7 tahun  dan saat remaja.

Perilaku kehidupan modern yang mengarah pada pola makan tinggi kalori, tinggi lemak dan kolesterol terutama terhadap penawaran makanan siap saji (fast food) yang berdampak meningkatkan resiko obesitas baik di daerah perkotaan maupun pinggiran kota, pada umumnya sekarang lebih disukai oleh anak-anak. Disamping iitu, Kemajuan di bidang ilmu pengetahuan, teknologi dan ekonomi telah menciptakan suatu lingkungan dengan gaya hidup cenderung sedentary atau kurang gerak. Kelebihan asupan energi disimpan dalam jaringan lemak. Kebiasaan menonton televisi meningkatkan risiko terjadinya kelebihan berat badan. Remaja yang menonton TV lebih dari 5 jam per hari mempunyai risiko 8,3  kali lebih besar dibandingkan daripada yang menonton antara kurang dari 2 jam per hari. Aktivitas fisik yang kurang memiliki peranan yang besar pada terjadinya ketidakseimbangan energi dalam tubuh yang akhirnya menimbulkan obesitas.

Risiko remaja obes di masa yang akan datang

Masalah obesitas pada penting untuk diatasi karena selain merupakan faktor risiko terjadinya obesitas pada masa dewasa, obesitas pada masa anak berhubungan dengan penyakit kardiovaskular seperti

  • diabetes melitus (kencing manis),
  • hipertensi (darah tinggi),
  • hiperlipidemia (kolesterol),
  • penyakit jantung koroner

Karena itu, remaja yang menglami obesitas atau kelebihan berat badan harus segera menurunkan berat badanya sebelum terlambat.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: