METABOLISME VITAMIN E

Komponen vitamin E dalam diit yang memiliki aktivitas antioksidan antara lain α-, β-,  dan γ-tocopherol dan tocotrienol. Semua molekul tersebut memiliki cincin chromanol dengan beragam jumlah gugus methyl dan memiliki ujung phytyl atau ujung unsaturated. Di dalam tubuh, hati mensekresikan α-tokoferol ke plasma dalam pengawasan α-tokoferol transfer protein (α-TTP). Tidak seperti vitamin larut lemak lainnya, vitamin E tidak disimpan di dalam tubuh dalam jaringan hati atau jaringan lainnya dalam jumlah lebih dari 2-3 kali konsentrasi normal individu yang tidak mengkonsumsi suplemen vitamin E. Di dalam tubuh, bentuk metabolit dari tokoferol adalah CEHC (carboxyethyl hydroxychroman) yang dimetabolisir seperti xenobiotik oleh cytochrome P450s. Hasil metabolisme tersebut dikonjugasikan lalu diekskresi melalui urin dan empedu.

Metabolisme vitamin E merupakan kunci untuk menegah akumulasi bentuk-bentuk vitamin E selain α-tokoferol. Pada pemberian sumplementasi α-, dan γ-tocopherol pada manusia, diketahui bahwa γ-tokoferol lebih cepat dimetabolisme dan dikeluarkan dibandingkan dengan bentuk α-nya.  α-tokoferol merangsang metabolisme dan ekskresi non-α-tokoferol dengan meningkatkan kadar CYP3A. Pengaturan ini penting untuk menjaga tubuh dari efek ekumulasi tokoferol yang berlebihan.

Laporan mengenai dampak dari kelebihan vitamin E jarang terjadi. Beberapa laporan dari studi klinis menyebutkan bahwa vitamin E dapat menurunkan konsentrasi beberapa jenis obat. Pada studi yang dilakukan dengan menggabungkan antioksidan (yang salah satunya adalah vitamin E) dengan simvastatin dan niacin menunjukkan bahwa efek peningkatan HDL yang diharapkan dari obat tersebut berkurang dengan digabungkannya terapi dengan suplemen antioksidan.

Dalam kondisi tekanan oksidasi (oxidative stress) yang tinggi vitamin E pada manusia akan berkurang dengan cepat. Sebagai contoh, seorang perokok akan memiliki kecepatan kehilangan vitamin E setelah suplementasi yang lebih tinggi dibandingkan dengan individuyang tidak mengkonsumsi rokok. Selain itu pemberian vitamin C mampu pemberian vitamin C mampu memperlambat kecepatan degradasi vitamin E di dalam tubuh ini. Kedua hal tersebut menunjukkan bahwa proses oksidasi merupakan mekanisme yang penting dalam percepatan penghilangan vitamin E.

Untuk menguji peran biomarker dalam menunjukkan efektivitas vitamin E beberapa penelitian telah mengembangkan biomarker tersebut dalam beberapa kasus. Biomarker seperti 5-nitro- γ-tocopherol, ascorbyl-4-hydroxy nonenal dan F2-isoprostanes merupakan biomarker yang sedang diteliti saat ini. F2-isoprostanes merupakan penanda yang efektif untuk stress oksidatif di seluruh tubuh yang merupakan produk dari asam arakidonat. Untuk menguji efektivitas vitamin E sebagai antioksidan, dilakukan penelitian dengan menggunakan individu dengan latihan tertentu yang akan mengakibatkan peningkatan stress oksidatif seperti lari. Hasil penelitian tersebut menunjukkan bahwa individu yang mengkonsumsi suplemen vitamin E dan C sebelum berolahraga mengalami peningkatan F2-isoprostanes yang lebih rendah dibandingkan kontrol. Hal ini menunjukkan bahwa suplementasi vitamin E memiliki kemampuan untuk mencegah stress oksidatif dan penyakit yang terkait dengan stress oksidatif tersebut.

Angka kecukupan gizi untuk vitamin E pada pria dan wanita telah ditetapkan yaitu 15 mg/hari. Hal ini sudah sesuai dengan kebutuhan tubuh berdasarkan analisis dengan deuterium-labeled vitamin E. Meskipun demikian karena vitamin larut lemak, maka sumbernya jarang ditemukan di buah dan sayuran. Sumber utama dari vitamin E adalah biji-bijian dan minyak nabati dan beberapa penelitian menunjukkan bahwa asupan vitamin E yang tinggi berhubungan dengan rendahnya risiko penyakit kardiovaskuler.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: