RESISTENSI INSULIN DAN HIPERTENSI

Oleh: Harry Freitag L.M., S.Gz

Resistensi Insulin yang ditandai dengan meningkatnya kadar insulin plasma dan gula darah berhubungan dengan hipertensi. Beberapa studi klinis telah menunjukkan hubungan antara tekanan darah dan hiperinsulinemia. Pasien dengan hipertensi memiliki kencederungan mengalami gangguan toleransi glukosa serta mengalami hiperinsulinemia yang lebih tinggi dibandingkan dengan kelompok pasien dengan tekanan darah normal (Swilocky et al., 1989). Pada San Antonio Heart Study, Haffner et al. (1988 ) menemukan bahwa hiperinsulinemia yang terjadi pada subyek penelitiannya secara langsung berhubungan dengan tekanan darah sistolik dan diastolik. Pada penelitian ini, subyek yang mengalami resistensi insulin (IR) memiliki tekanan darah lebih tinggi dibandingkan dengan subyek yang tidak mengalami resistensi insulin (NIR).

 

Referensi:

Haffner S.M., Fong, D., Hazuda, H.P., Pugh, J.A., & Patterson, J.K. 1988. Hyperinsulinemia, upper body adiposity and cardiovascular risk factor in non-diabetic. Metabolism, 37, 388-345.

Swilocky, A.L.M., Hoffman, B.B. & Reaven, G.M. 1989. Insulin resistance, glucose intolerance and hyperinsulinemia in patients with hypertension. Am J Hypertens., 2, 419-423.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: