PENGGUNAAN BCAA (ASAM AMINO RANTAI CABANG) PADA PASIEN BEDAH

Pada penelitian prospektif dengan metode randomized clinical trial, Freund et al. mempelajari efek dari penggunaan BCAA pada keseimbangan nitrogen dan profil asam amino pada pasien yang menglami bedah laparotomi. Tiga puluh lima pasien diacak untuk menerima control (deksrosa 5%), 22% BCAA (3% total asam amino 15% dekstrosa) dan 100% BCAA (3% asam amino total 15% dekstrosa) selama 5 hari. Asupan kalori total dan asupan protein total tidak sesai antara kelompok control dan kelompok BCAA. Semua pasien pada kelompok 3 BCAA memiliki keseimbangan nitrogen yang lebih baik (baik pada kondisi setimbang atau pada kondisi keseimbangan nitrogen positif) dibandingkan pasien dengan kelompok control (p=0,001), namun tidak ditemukan perbedaan pada keseimbangan nitrogen diantara ketiga kelompok BCAA yang berbeda. Kehilangan berat badan antara pasien dalam kelompok control dan kelompok BCAA tidak secara signidikan bermakna, walaupun kelompok BCAA mengalami penurunan berat badan yang lebih rendah atau menglami peningkatan berat badan (kelompok 100% BCAA). Rata-rata masa tinggal di rumah sakit adalah 19 hari pada pasien yang hanya menerima dekstrosa dan 17 hari pada pasien yang menerima asam amino. Infusi hipokalori dapat secara terpisah dapat menunjukkan hasil metabolisme yang lebih buruk pada kelompok control.

Pada studi prospektif, Cerra et al. mengevaluasi efek BCAA pada keseimbangan nitrogen dan eksresi 3-MH dalam populasi campuran dari pasien bedah dan trauma. Lima belas pasien secara teracak diberikan TPN mengandung 15,5% BCAA atau TPN dengan 50% BCAA selama 7 hari. Seluruh pasien menerima kalori nonprotein yang sama (35kcal/kg/hari) dan protein (1g/kg/hari). Pasien menerima 50% BCAA dimulai dengan keseimbangan nitrogen yang buruk sebelum perlakuan dan mencapai keseimbangan nitrogen yang signifikan lebih baik pada hari ke 3 perlakuan dibandingkan dengan pasien yang menerima 15% BCAA. Tidak ditemukan perbedaan yang secara statistik signifikan pada keseimbangan nitrogen hari ke 6. Juga tidak ditemukan perbedaan yang siginifikan pada eksresi 3-MH antara kelompok BCAA rendah dan tinggi setiap harinya. Pada penelitian ini pasien yang mengalami stress dari ringan hingga sedang, ditentukan oleh Cerra et al. sebagai batas eksresi nitrogen urin pada 0,10 g/hari, pada kedua kelompok tidak dapat dibandingkan dengan signifikan batas eksresi nitrogen urin.

Pada penelitian terpisah yang lebih besar, dengan penelitian double bilnd Cerra meneliti efek dari beragam konsentrasi BCAA pada keseimbangan nitrogen dan eksresi 3-MH di populasi campuran pasien bedah dan trauma. Eksresi nitrogen urin pada hari ke 0 dari penelitian adalah 6-23 g/hari, mengindikasikan stress yang signifikan pada hampir semua pasien. Pasien tersebut mengalami randomisasi menjadi 4 kelompok: TPN mengandung 15% BCAA (30kcal/kcal/hari kalori nonprotein dan 1,5g/kg/hari protein), TPN mengandung 50% BCAA (30kcal/kcal/hari kalori nonprotein dan 1,5g/kg/hari protein), TPN mengandung 20% BCAA (37kcal/kcal/hari kalori nonprotein dan 1,5g/kg/hari protein) dan TPN mengandung 47% BCAA (37kcal/kcal/hari kalori nonprotein dan 1,5g/kg/hari protein). Peneliti melaporkan bahwa pada hari ke 3 pasien yang menerimaTPN dengan 50% BCAA dan 47% BCAA secara sginifikan memiliki keseimbangan nitrogen yang lebih baik dibandingkan dengan pasien yang menerima TPN 15% BCAA. Pada hari ke 7 pasien yang menerima TPN dengan 47% BCAA secara signifikan memiliki keseimbangan nitrogen lebih baik dari seluruh kelompok. Pasien yang menerima jumlah kalori dan protein yang sama namun BCAA yang tinggi secara signifikan memiliki keseimbangan nitrogen yang lebih baik dibandingkan dengan pasien yang menerima jumlah kalori dan protein yang sama dengan BCAA yang rendah. Meskipun demikian tidak ditemukan perbedaan yang signifikan pada sekresi 3-MH diantara kelompok tersebut.

Pada penelitian prospektif dengan desain randomized, double blind trial, Cerra et al. mempelajari efek BCAA pada retensi nitrogen pasien dengan stress operasi. Setidaknya 30% pasien pada kedua kelompok secara signifikan mengalami stress pada batas dasar eksresi nitrogen urin pada 0,10g/hari. Delapan puluh tujuh pasien diacak untuk menerima TPN mengadung 19% BCAA dan 44% BCAA selama 7 hari. Walaupun total asupan kalori dan protein bervariasi dari hari ke hari, tidak ditemukan perbedaan yang signifikan pada jumlah kalori dan nitrogen yang dikonsumsi antara kelompok 19% BCAA dan 44% BCAA pada setiap harinya. Pasien yang menerima 44% BCAA memiliki keseimbangan nitrogen lebih baik untuk asupan nitrogen yang sama pada hari ke 3-4.

Pada penelitian prospektif yang tidak terkontrol, Bower et al. mempelajari efek dari TPN yang perkaya BCAA pada keseimbangan nitrogen dan eksresi 3-MH dalam pasien paskaoperasi. Seluruh pasien menerima TPN yang mengandung 45% BCAA selama 7-14 hari. Keseimbangan nitrogen secara signifikan lebih baik, dibandingkan dengan batas , diukurm dimulai pada hari ke 4 dan dilanjutkan selama periode penelitian. Tidak terdapat perbedaan yang signifikan pada eksresi 3-MH selama penelitian.

Pada penelitian prospektif teracak yang meliputi 16 pasien gastrectomi dan hemicolectomi, Jaing et al. mengevaluasi efek BCAA pada keseimbangan nitrogen, ekskresi 3-MH dan profil asam amino plasma. Pasien diacak untuk menerima TPN yang mengandung 23% BCAA atau TPN yang mengandung 40% BCAA selama 10 hari. Seluruh pasien menerima 30kcal/kg/hari kalori nonprotein dan 1,25g/kg/hari protein. Tidak terdapat perbedaan yang berbeda secara statistik pada keseimbangan nitrogen atau ekskresi 3-MH antara kedua kelompok. Meskipun demikian, konsentrasi plasma leusin danvalin secara signifikan mmeningkat 2 hari setelah pemberian BCAA dalam jumlah yang tinggi. Pada penelitian ini, pasien hanya ditekankan pada ekskresi urin nitrogen 0,5 g/hari dan kedua kelompok tidak dapat dibandingkan dengan batas tertinggi ekresi nitrogen urin pada kelompok BCAA dibandingkan dengan kelompok kontrol.

About these ads

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 50 pengikut lainnya.

%d blogger menyukai ini: